fbpx

Pentingnya Test Sifilis dan HIV pada pasangan MULTIPARTNER

Pentingnya Test Sifilis dan HIV

Sekarang ini, melakukan hubungan seksual apalagi di luar nikah mungkin sudah merupakan trend bagi para remaja atau dewasa muda. Banyak orang yang hanya berkenalan tidak lama sudah melakukan Tindakan tersebut. Yang berbahaya adalah melakukan hal tersebut dengan orang yang kita belum kenal lama, karena ada kemungkinan mereka menderita penyakit yang bisa menularkan ke kita melalui hubungan seksual.

Pentingnya Test  Sifilis dan HIV
Pentingnya Test Sifilis dan HIV

Penyakit menular seksual ada banyak, mulai dari kencing nanah atau gonorea, kutil kelamin atau HPV, hingga penyakit seperti sifilis dan HIV. Di artikel ini, kita lebih membahas mengenai sifilis dan HIV dan kenapa perlu untuk pengecekan atau screening secara berkala terutama kalau kita sering melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang berbeda-beda. 

Berbeda dengan penyakit menular seksual kebanyakan, HIV dan sifilis tahap awal sering sekali tidak bergejala. Sebagai perbandingan, gonorea hanya memiliki masa inkubasi sekitar satu minggu, artinya jika kita tertular, gejala akan langsung muncul tidak lama setelahnya. Sementara sifilis dan HIV memiliki masa inkubasi dua minggu, artinya dua minggu setelah berhubungan, jika tertular kita tidak akan memiliki gejala sama sekali.

Sementara itu gejala sifilis dan HIV tahap awal sering sekali terabaikan. Sifilis tahap awal hanya berupa ulkus atau luka kecil di kemaluan yang tidak bergejala, sehingga orang sering tidak menyadarinya. Sementara HIV tahap awal kebanyakan hanya batuk pilek akibat imun yang sedikit menurun. Sedikit sekali orang menghubungkan gejala awal ini dengan penyakit menular seksual. 

Dan sayangnya jika kedua penyakit ini sudah memiliki gejala yang signifikan, biasanya sudah terlambat atau penyakit ini sudah memasuki tahap yang sulit ditangani. Gejala lanjut dari sifilis adalah muncul bercak-bercak kemerahan di seluruh tubuh yang bahkan bisa mengganggu fungsi organ seperti jantung dan mata. Sementara HIV tahap lanjut bisa memiliki gejala diare berulang, infeksi jamur di mulut, hingga TBC akibat imun yang terus menurun.

Oleh karena itu, ada baiknya kita menghindari hubungan seksual terutama dengan orang yang kita tidak kenal. Memiliki satu pasangan seumur hidup ada gunanya, setidaknya kita tidak akan tertular penyakit menular seksual dari pasangan tersebut jika kita tahu dia tidak memilikinya. Akan tetapi jika memang lifestyle berganti-ganti pasangan inilah yang kita pilih, sebaiknya lakukan pemeriksaan rutin terutama untuk penyakit berbahaya yang sulit ketahuan seperti sifilis dan HIV. 

KLINIK NK HEALTH JUGA MELAYANI PELAYANAN TEST SIFILIS DAN HIV. UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT BISA HUBUNGI

BACA JUGA TENTANG:

FASKES BPJS JAKARTA UTARA : NK HEALTH

KLINIK BPJS TINGKAT 1 JAKARTA BARAT: NKHEALTH

KLINIK FISIOTERAPI BEKASI: PUSPA HUSADA

KLINIK FISIOTERAPI JAKARTA BARAT

KLINIK VAKSIN JAKARTA

MENGATASI SAKIT LEHER DENGAN STRETCHING

FISIOTERAPI TERBAIK JAKARTA

KLINIK FISIOTERAPI JAKARTA

Leave a Comment