Apakah Cedera Engkel atau Keseleo Boleh Diurut?

Apakah Cedera Engkel atau Keseleo Boleh Diurut?

Apakah Cedera Engkel atau Keseleo Boleh Diurut?

Cedera engkel atau keseleo merupakan salah satu jenis cedera yang paling sering terjadi, baik itu saat berolahraga, beraktivitas fisik, atau bahkan ketika berjalan. Keseleo ini bisa menimbulkan rasa nyeri, pembengkakan, dan kesulitan bergerak. Salah satu pertanyaan umum yang sering muncul adalah, apakah cedera engkel atau keseleo boleh diurut? Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai cedera engkel, cara menyembuhkan cedera engkel, dan apakah pijatan atau urut bisa membantu penyembuhan.

BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT

Apa Itu Cedera Engkel dan Keseleo?

Cedera engkel terjadi ketika ligamen atau jaringan penghubung antara tulang dan sendi di sekitar engkel mengalami peregangan atau robekan. Cedera ini bisa terjadi akibat pergerakan yang tiba-tiba atau tidak wajar, misalnya terjatuh, terpelintir, atau berputar dengan posisi kaki yang salah. Pada tahap awal, cedera engkel biasanya ditandai dengan rasa sakit, pembengkakan, dan kesulitan untuk menggerakkan kaki.

Keseleo sendiri merupakan istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan cedera pada ligamen. Biasanya, keseleo pada engkel terjadi ketika ligamen mengalami peregangan berlebihan, namun tidak sampai robek. Meski begitu, cedera jenis ini tetap membutuhkan perhatian yang serius agar tidak menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

Baca juga : Mengatasi Cedera Ankle Sprain Dengan Tepat

Apakah Cedera Engkel Boleh Diurut?

Banyak orang yang beranggapan bahwa memijat atau mengurut cedera engkel akan mempercepat pemulihan dan mengurangi rasa sakit. Namun, apakah ini benar? Pada dasarnya, cedera engkel memerlukan penanganan yang hati-hati, terutama pada tahap awal. Cedera engkelatau keseleo sebaiknya tidak langsung diurut, terutama dalam 24-48 jam pertama. Mengurut kaki yang baru keseleo dapat memperparah kerusakan jaringan ligamen, meningkatkan bengkak, dan memicu peradangan lebih lanjut.

1. Pada Tahap Akut (0-72 Jam Pertama)

Pada tahap pertama, ketika cedera baru saja terjadi, sangat disarankan untuk tidak mengurut atau memijat area yang cedera. Mengurut cedera engkel pada tahap akut justru bisa memperburuk kondisi, karena bisa memicu peradangan yang lebih parah dan memperlambat proses penyembuhan. Sebaliknya, lebih baik menggunakan prinsip R.I.C.E. (Rest, Ice, Compression, Elevation) yang terdiri dari:

  • Rest (Istirahat): Hindari aktivitas yang bisa memperburuk cedera.
  • Ice (Es): Kompres dengan es untuk mengurangi pembengkakan.
  • Compression (Tekanan): Gunakan perban elastis untuk membungkus area cedera.
  • Elevation (Peninggian): Angkat kaki agar aliran darah ke area cedera berkurang.

2. Setelah Pembengkakan Berkurang (Hari Ke-3 dan Seterusnya)

Setelah pembengkakan dan rasa sakit pada cedera engkel mulai berkurang (biasanya setelah 3-5 hari), Anda bisa mulai mempertimbangkan pijatan lembut untuk membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mempercepat proses penyembuhan. Namun, urutan atau pijatan pada area cedera harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Pastikan untuk tidak memberikan tekanan berlebihan pada area yang masih sensitif atau berisiko menyebabkan nyeri lebih lanjut.

3. Pengobatan Fisioterapi Sebagai Terapi Fisik Terbaik

Jika Anda ragu tentang apakah cedera engkel Anda boleh diurut, pengobatan fisioterapi adalah pilihan yang sangat tepat. Fisioterapis terlatih memiliki pengetahuan mendalam tentang teknik pengobatan yang tepat untuk memulihkan cedera engkel. Dalam beberapa kasus, fisioterapi bisa menggabungkan teknik terapi yang aman, peregangan, penggunaan alat terapi, dan latihan untuk memperkuat otot dan ligamen di sekitar sendi engkel. Dengan pendekatan yang tepat, pemulihan bisa lebih cepat dan mengurangi risiko cedera ulang.

Baca juga : Peran Fisioterapi Dalam Penyembuhan Cedera Ankle Sprain

Menyembuhkan Cedera Engkel atau Keseleo dengan Fisioterapi

Jika Anda mengalami cedera engkel atau keseleo dan ingin mendapatkan penanganan yang aman serta efektif, melakukan fisioterapi di klinik NK Health adalah pilihan terbaik. Klinik NK Health memiliki tim fisioterapis yang berpengalaman akan membantu Anda dengan metode pengobatan yang tepat, mulai dari assestment, penggunaan alat modalitas, dan terapi latihan yang aman untuk mempercepat penyembuhan cedera ankle sprain. Kami memahami bahwa setiap cedera memiliki karakteristik yang berbeda, dan dengan pendekatan yang personal, kami akan membantu Anda kembali beraktivitas tanpa rasa sakit.

NK Health sudah berdiri sejak tahun 2015 dan telah berpengalaman melayani lebih dari 100 ribu pasien, klinik NK Health juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik yang didukung teknologi dan pendekatan profesional. NK Health memudahkan pasien dalam melakukan fisioterapi dengan langsung treatment tanpa harus berkonsultasi dengan dokter, karena fisioterapis kami sudah dibekali dengan skill serta assesment dengan baik sesuai dengan keluhan yang dialami pasien. Fisioterapis NK Health juga selalu mengembangkan skill fisioterapi melalui program training dan development rutin setiap bulannya serta dapat melakukan pemeriksaan dan standar yang komprehensif dan menyeluruh.

Klinik Fisioterapi Jakarta

(Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA – Head Physiotherapis NK Health ( Lulusan Universitas Melbourne )

With Working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore.

SALAH SATU TESTIMONI PASIEN KLINIK NK HEALTH

Baca juga : 5 Latihan Cedera Engkel Untuk Mempercepat Penyembuhan

Jangan biarkan cedera ankle sprain menghambat aktivitas Anda! Segera konsultasikan kondisi cedera Anda dengan tim fisioterapi di klinik NK Health dan dapatkan pengobatan cedera ankle sprain terbaik untuk pemulihan yang cepat dan aman.

BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT

Leave a Comment