Mengenal Cedera Padel Elbow dan Cara Penanganan yang tepat

Mengenal Cedera Padel Elbow dan Cara Penanganan yang tepat

Cedera Padel Elbow dan Penanganannya

Olahraga padel sedang banyak digemari karena seru, dinamis, dan relatif mudah dimainkan. Namun, gerakan memukul bola secara berulang, menggenggam raket terlalu kuat, serta teknik ayunan yang belum tepat dapat memicu nyeri pada siku. Kondisi ini sering dikenal sebagai cedera padel elbow. Cedera ini mirip dengan cedera tennis elbow atau lateral epicondylitis, yaitu nyeri pada sisi luar siku akibat iritasi atau beban berlebih pada tendon otot lengan bawah. Tennis elbow umumnya berkaitan dengan penggunaan otot lengan bawah secara berulang, terutama gerakan menggenggam, memutar, dan mengangkat.

Bagi pemain padel, keluhan ini bisa terasa mengganggu. Awalnya mungkin hanya pegal ringan setelah bermain. Namun, jika terus dipaksakan, nyeri bisa muncul saat memegang raket, membuka tutup botol, mengangkat tas, mengetik, atau sekadar berjabat tangan. Oleh karena itu kita akan bahas mengenai padel elbow dan bagaimana cara penanganan padel elbow secara tepat.

BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT

Apa Itu Cedera Padel Elbow?

Cedera padel elbow adalah kondisi nyeri pada area siku, terutama sisi luar siku, yang muncul akibat penggunaan otot dan tendon lengan bawah secara berulang saat bermain padel. Kondisi ini mirip dengan tennis elbow atau lateral epicondylitis, yaitu gangguan pada tendon yang menempel di bagian luar siku.

Cedera Padel Elbow

Saat bermain padel, pemain sering melakukan pukulan cepat, menggenggam raket kuat-kuat, melakukan backhand, smash, volley, dan gerakan memutar pergelangan tangan. Bila dilakukan terlalu sering atau dengan teknik kurang tepat, tendon di sekitar siku bisa mengalami iritasi, mikrotrauma, dan nyeri.

Secara medis, nyeri ini sering dikaitkan dengan beban berulang pada otot dan tendon lengan bawah. Mayo Clinic menjelaskan bahwa tennis elbow terjadi karena gerakan berulang pada pergelangan tangan dan lengan, serta menimbulkan nyeri pada tempat tendon lengan bawah melekat di sisi luar siku.

Baca juga : Menyembuhkan Padel Elbow dengan Fisioterapi

Penyebab Utama Cedera Padel Elbow

Ada beberapa faktor yang sering memicu cedera padel elbow. Penyebabnya biasanya bukan satu hal saja, melainkan kombinasi antara teknik, alat, intensitas latihan, dan kondisi tubuh.

1. Gerakan memukul bola secara berulang

Padel membutuhkan banyak gerakan cepat dan repetitif. Ketika pemain melakukan pukulan berulang dengan posisi pergelangan tangan yang kurang stabil, tendon di sekitar siku menerima tekanan terus-menerus. Beban kecil yang terjadi berkali-kali dapat menimbulkan cedera bertahap.

2. Teknik grip terlalu kuat

Banyak pemain menggenggam raket terlalu kencang karena ingin pukulan lebih kuat. Padahal, grip yang terlalu tegang membuat otot lengan bawah bekerja lebih berat. Akibatnya, tendon di area siku lebih mudah mengalami iritasi.

3. Teknik pukulan belum efisien

Pukulan yang terlalu banyak bertumpu pada pergelangan tangan dan siku dapat meningkatkan risiko cedera. Idealnya, pukulan padel melibatkan koordinasi kaki, pinggul, bahu, lengan, dan pergelangan tangan. Jika semua beban hanya “jatuh” ke siku, keluhan bisa lebih cepat muncul.

4. Raket tidak sesuai

Raket yang terlalu berat, grip terlalu kecil, atau karakter raket yang terlalu keras dapat memengaruhi tekanan pada tangan dan siku. Alat yang tidak sesuai membuat pemain harus mengompensasi gerakan dengan tenaga ekstra.

5. Kurang pemanasan dan pendinginan

Otot dan tendon membutuhkan persiapan sebelum menerima beban. Tanpa pemanasan, jaringan tubuh lebih kaku dan lebih mudah mengalami stres. Setelah bermain, pendinginan juga penting untuk membantu tubuh kembali rileks.

6. Bermain terlalu sering tanpa waktu pemulihan

Tendon membutuhkan waktu untuk pulih. Jika bermain padel hampir setiap hari dengan intensitas tinggi, risiko cedera meningkat. Cleveland Clinic menyebutkan bahwa pada kondisi seperti tennis elbow, aktivitas pemicu sering perlu dikurangi atau dimodifikasi agar tendon memiliki kesempatan untuk pulih.

Baca juga : Penanganan Fisioterapi Cedera Tennis Elbow (Nyeri Siku)

Gejala Cedera Padel Elbow

Gejala cedera padel elbow dapat muncul secara perlahan. Pada tahap awal, pemain sering menganggapnya sebagai pegal biasa. Namun, tanda-tandanya perlu diperhatikan sejak dini.

Beberapa gejala yang umum muncul antara lain:

  1. Nyeri pada sisi luar siku.
  2. Nyeri menjalar ke lengan bawah atau pergelangan tangan.
  3. Siku terasa kaku setelah bermain padel.
  4. Genggaman tangan terasa melemah.
  5. Nyeri saat menggenggam raket, mengangkat barang, atau memutar gagang pintu.
  6. Nyeri saat mengetik, menggunakan mouse, atau membawa botol minum.
  7. Rasa tidak nyaman bertambah saat bermain dan membaik saat istirahat.

Pada beberapa kasus, nyeri bisa menjadi lebih tajam ketika pemain melakukan pukulan tertentu, terutama backhand atau gerakan yang membutuhkan stabilitas pergelangan tangan. Mayo Clinic juga mencatat bahwa keluhan tennis elbow dapat mengganggu aktivitas sederhana seperti berjabat tangan, memegang benda, atau memutar sesuatu.

Baca juga : Rekomendasi Klinik Fisioterapi Terbaik di Jakarta

Mengapa Pemain Padel Rentan Mengalami Nyeri Siku?

Padel terlihat ringan dan menyenangkan, tetapi permainannya menuntut reaksi cepat. Bola bisa memantul dari kaca, arah pukulan berubah tiba-tiba, dan pemain harus sering melakukan gerakan eksplosif.

Masalahnya, siku dan pergelangan tangan sering menjadi “korban” ketika tubuh belum siap. Banyak pemain pemula terlalu mengandalkan tangan, bukan rotasi bahu, pinggang, dan kaki. Akibatnya, beban menumpuk di lengan bawah.

Itulah mengapa cedera padel elbow tidak hanya terjadi pada atlet. Pemain rekreasional, pekerja kantoran, hingga orang yang baru mencoba padel pun bisa mengalaminya.

Baca juga : Menyembuhkan Nyeri Siku dengan Fisioterapi

Penanganan Cedera Padel Elbow dengan Fisioterapi

Fisioterapi membantu menangani cedera padel elbow dengan pendekatan yang bertahap. Tujuannya bukan hanya mengurangi nyeri, tetapi juga memperbaiki fungsi gerak, meningkatkan kekuatan otot, mengurangi beban pada tendon, dan mencegah cedera kambuh.

Penanganan fisioterapi untuk cedera padel elbow biasanya dilakukan melalui beberapa tahap. Program terapi harus disesuaikan dengan hasil pemeriksaan, tingkat nyeri, aktivitas pasien, dan target kembali bermain. Berikut ini beberapa penanganan secara umum yang dilakukan fisioterapis :

1. Assessment atau pemeriksaan awal

Tahap pertama adalah assessment. Pada tahap ini, fisioterapis akan menggali riwayat keluhan pasien. Misalnya, kapan nyeri mulai muncul, gerakan apa yang memicu nyeri, seberapa sering bermain padel, jenis raket yang digunakan, serta aktivitas harian yang memperberat keluhan.

Fisioterapis juga dapat melakukan pemeriksaan gerak siku, pergelangan tangan, bahu, dan leher. Selain itu, kekuatan genggaman, nyeri tekan, fleksibilitas otot, serta pola gerak saat meniru pukulan padel juga dapat dinilai. Dari sini, fisioterapis dapat menyusun rencana terapi yang lebih tepat.

Assessment yang baik membuat terapi lebih terarah. Pasien tidak hanya mendapat alat terapi, tetapi juga memahami penyebab utama nyeri dan cara mengontrol beban pada siku.

2. Manual therapy

Manual therapy dilakukan dengan teknik tangan terapis untuk membantu mengurangi nyeri, memperbaiki mobilitas sendi, dan menurunkan ketegangan jaringan lunak. Pada cedera padel elbow, manual therapy dapat diberikan pada area siku, lengan bawah, pergelangan tangan, bahu, atau bagian lain yang berkontribusi terhadap beban siku.

Teknik ini bisa membantu pasien bergerak lebih nyaman. Namun, manual therapy sebaiknya tidak berdiri sendiri. Hasilnya akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan latihan penguatan dan edukasi aktivitas.

Pedoman klinis untuk lateral elbow tendinopathy juga menempatkan latihan, edukasi, dan beberapa intervensi fisioterapi sebagai bagian dari penanganan gangguan fungsi dan nyeri pada siku.

3. Penggunaan Terapi Alat (Modalitas Alat)

Ada beberapa alat yang biasanya digunakan oleh fisioterapis dalam menangani kasus cedera padel elbow yaitu :

  • Ultrasound : Ultrasound menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk membantu proses terapi pada jaringan lunak. Pada kasus tertentu, fisioterapis dapat menggunakan ultrasound sebagai bagian dari program untuk membantu mengurangi nyeri dan mendukung pemulihan jaringan.
  • Dry needling : Dry needling adalah teknik yang menggunakan jarum tipis pada titik tertentu di otot atau tendon untuk membantu mengurangi nyeri dan ketegangan. Pada kasus nyeri siku lateral, beberapa penelitian membahas penggunaan dry needling sebagai bagian dari program multimodal yang juga mencakup latihan dan terapi manual.
  • TENS atau Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation : TENS menggunakan stimulasi listrik ringan untuk membantu mengurangi persepsi nyeri. Pada cedera padel elbow, TENS dapat digunakan ketika nyeri cukup mengganggu aktivitas harian atau menghambat latihan awal.

4. Terapi latihan

Bagian terpenting dalam pemulihan cedera padel elbow adalah terapi latihan. Latihan bertujuan meningkatkan kapasitas tendon, memperkuat otot lengan bawah, memperbaiki stabilitas pergelangan tangan, dan mengembalikan kepercayaan diri saat bergerak.

Latihan dapat dimulai dari gerakan ringan, lalu meningkat secara bertahap. Contohnya latihan isometrik untuk mengurangi nyeri, latihan eksentrik untuk meningkatkan toleransi tendon, latihan grip, latihan mobilitas pergelangan tangan, serta latihan penguatan bahu dan skapula.

Pada fase lanjut, latihan bisa dibuat lebih spesifik terhadap padel. Misalnya simulasi grip raket, kontrol ayunan, latihan beban ringan, dan progresi kembali bermain. Prinsipnya sederhana: tubuh perlu dilatih lagi agar siap menerima tuntutan olahraga.

Baca juga : 5 Risiko Cedera Saat Olahraga Padel dan Cara Mencegahnya

Fisioterapi Padel Elbow di Klinik Fisioterapi NK Health

Jika Anda mencari solusi terbaik untuk mengatasi cedera padel elbow, klinik NK Health dapat membantu Anda dengan layanan fisioterapi. Terapi akan disesuaikan dengan kebutuhan atau cedera pasien, mulai dari assessment, penggunaan modalitas alat terapi, manual terapi, hingga latihan atau exercise terapi. Klinik NK Health memiliki tim fisioterapis yang berlisensi dan berpengalaman untuk mendampingi setiap pasien dalam proses pemulihan cedera padel elbow yang sedang dialami.

NK Health sudah berdiri sejak tahun 2015 dan telah berpengalaman melayani lebih dari 100 ribu pasien, klinik NK Health juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik yang didukung teknologi dan pendekatan profesional. NK Health memudahkan pasien dalam melakukan fisioterapi dengan langsung treatment tanpa harus berkonsultasi dengan dokter, karena fisioterapis kami sudah dibekali dengan skill serta assesment dengan baik sesuai dengan keluhan yang dialami pasien. Fisioterapis NK Health juga selalu mengembangkan skill fisioterapi melalui program training dan development rutin setiap bulannya serta dapat melakukan pemeriksaan dan standar yang komprehensif dan menyeluruh.

Klinik Fisioterapi Jakarta

(Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA – Head Physiotherapis NK Health ( Lulusan Universitas Melbourne )

With Working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore.

Salah Satu Testimoni Pasien Klinik NK Health

JADWALKAN FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI CABANG KLINIK FISIOTERAPI NK HEALTH TERDEKAT

Leave a Comment