Cara Mengatasi Runner's Knee dengan Tepat

Cara Mengatasi Runner’s Knee dengan Tepat

Cara Mengatasi Runner's Knee

Runner’s Knee (patellofemoral pain syndrome) merupakan masalah yang sering dialami oleh pelari dan individu yang sering melakukan aktivitas fisik intens, seperti berlari, bersepeda, atau bahkan berjalan jauh. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit di sekitar tempurung lutut, yang bisa sangat mengganggu. Lalu, bagaimana cara mengatasi cedera runner’s knee ini? Simak artikel ini sampai habis.

BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT

Cara Mengatasi Runner’s Knee dengan Tepat

Cedera runner’s knee umumnya dapat sembuh total dengan penanganan yang tepat, seperti istirahat, kompres es, dan melakukan fisioterapi untuk memperkuat otot, serta modifikasi aktivitas. Meskipun waktu pemulihan bervariasi, biasanya memakan waktu 4-6 minggu untuk kasus ringan hingga sedang. Namun, pemulihan bisa memakan waktu lebih lama jika kondisinya parah atau disertai cedera lain.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemulihan:

  • Penanganan Dini: Tindakan cepat dapat mempercepat proses penyembuhan.
  • Konsistensi: Mengikuti program rehabilitasi, terutama fisioterapi, sangat penting untuk pemulihan optimal.
  • Kepatuhan: Menghindari aktivitas yang memperburuk nyeri dan menjalani latihan penguatan otot paha depan, hamstring, serta pinggul adalah kunci untuk pemulihan yang sukses.

Fisioterapi merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mengatasi runner’s knee, karena membantu mengurangi nyeri, memperkuat otot, dan memperbaiki biomekanik tubuh untuk mencegah cedera lebih lanjut. Berikut adalah beberapa cara mengatasi runner’s knee dengan fisioterapi :

1. Latihan Penguatan Otot

Salah satu aspek utama dalam fisioterapi untuk runner’s knee adalah latihan penguatan otot, terutama otot paha depan (quadriceps), hamstring, dan otot pinggul. Otot-otot ini berperan penting dalam menstabilkan lutut dan mengurangi tekanan pada sendi lutut. Latihan-latihan ini membantu memperbaiki kekuatan otot yang mungkin lemah akibat penggunaan yang berlebihan atau ketidakseimbangan otot.

Beberapa latihan penguatan yang umum dilakukan dalam fisioterapi untuk runner’s knee meliputi:

  • Squat: Untuk menguatkan otot paha depan dan pinggul.
  • Lunge: Untuk meningkatkan stabilitas dan keseimbangan otot kaki.
  • Leg raises: Untuk memperkuat otot quadriceps.

2. Latihan Fleksibilitas

Selain latihan penguatan, fisioterapi untuk runner’s knee juga mencakup latihan peregangan untuk meningkatkan fleksibilitas otot paha, hamstring, dan otot pinggul. Fleksibilitas yang baik dapat membantu mengurangi ketegangan pada lutut dan meningkatkan rentang gerak lutut, sehingga mengurangi rasa sakit.

Latihan peregangan yang sering dilakukan meliputi:

  • Hamstring stretch: Untuk meredakan ketegangan pada hamstring yang dapat memengaruhi stabilitas lutut.
  • Quadriceps stretch: Untuk mengurangi ketegangan pada otot paha depan dan memperbaiki postur lutut.
  • Hip flexor stretch: Untuk meningkatkan fleksibilitas otot pinggul.

3. Pijat dan Terapi Manual

Fisioterapi untuk runner’s knee juga melibatkan terapi manual, seperti pijat otot dan manipulasi sendi. Pijat otot (muscle massage) bertujuan untuk mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan sirkulasi darah di area yang terkena. Terapis akan menggunakan teknik pijat yang lembut namun efektif untuk meredakan nyeri dan meningkatkan kelancaran gerakan.

Manipulasi sendi, seperti mobilisasi patela (tempurung lutut), dapat membantu memperbaiki pergerakan patela yang mungkin terganggu akibat runner’s knee. Terapi manual ini akan membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mobilitas lutut.

4. Terapi Modalitas

Dalam fisioterapi, beberapa modalitas terapi dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri dan peradangan pada lutut. Beberapa teknik yang biasa digunakan termasuk:

  • Terapi panas atau dingin: Kompres es untuk mengurangi pembengkakan atau kompres panas untuk meningkatkan sirkulasi darah dan meredakan ketegangan otot.
  • Ultrasound: Gelombang suara berfrekuensi tinggi yang digunakan untuk merangsang penyembuhan jaringan dalam dan mengurangi peradangan.
  • TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation): Menggunakan arus listrik rendah untuk meredakan nyeri dan meningkatkan penyembuhan jaringan.

5. Modifikasi Aktivitas

Fisioterapis juga akan memberikan saran mengenai modifikasi aktivitas untuk mengurangi tekanan pada lutut. Ini termasuk menghindari aktivitas yang memperburuk nyeri, seperti berlari atau melompat, dan menggantinya dengan latihan low-impact, seperti berenang atau bersepeda, yang lebih ramah bagi lutut.

6. Pembenahan Biomekanik

Dalam fisioterapi, salah satu aspek penting adalah memperbaiki biomekanik tubuh. Jika runner’s knee disebabkan oleh kesalahan dalam teknik berlari, postur tubuh yang buruk, atau ketidakseimbangan otot, fisioterapis akan memberikan saran mengenai perbaikan teknik berlari atau penggunaan sepatu yang lebih sesuai untuk mencegah cedera lebih lanjut.

Jika anda membutuhkan jasa fisioterapi yang tepat dan terbaik untuk anda, anda bisa datang ke klinik NK Health.

Baca juga : Klinik Fisioterapi Terbaik Jakarta

Fisioterapi untuk Mengatasi Runner’s Knee di NK Health

Salah satu klinik fisioterapi terbaik yang bisa anda kunjungi untuk mengatasi cedera runners knee anda adalah klinik NK Health. NK Health sudah berdiri sejak tahun 2015 dan telah melayani lebih dari 100 ribu pasien. Jadi anda tidak perlu ragu dengan kualitas tim fisioterapi kami. NK Health juga mempunyai head fisioterapi lulusan luar negeri dan berpengalaman bekerja di rumah sakit singapura yang menjadikan klinik NK Health mempunyai standar internasional dalam penanganan fisioterapi kepada pasien.

Klinik Fisioterapi Jakarta

(Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA – Head Physiotherapis NK Health ( Lulusan Universitas Melbourne )

With Working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore.

SALAH SATU TESTIMONI PASIEN KLINIK NK HEALTH

BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DENGAN MENGHUBUNGI ADMIN KAMI DI BAWAH INI

Leave a Comment