
Olahraga bola voli dianggap sebagai olahraga dengan gerakan overhead. Cedera bahu voli sering kali terjadi akibat gerakan berulang seperti servis, pukulan atas, atau block yang memberi tekanan berlebih pada sendi bahu. Ketika bermain voli, cedera yang terjadi bisa bersifat traumatis atau kumulatif. Cedera traumatis terjadi akibat benturan atau kekuatan mendadak pada bahu atau lengan, dan meliputi robekan otot rotator, dislokasi, subluksasi (dislokasi sebagian), serta separasi.
Artikel ini akan membahas penyebab, gejala, serta cara mengobati cedera bahu voli, dengan fokus pada pendekatan fisioterapi yang dapat membantu pemulihan cedera bahu lebih cepat dan efektif.
BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT
Kenapa Bahu Sakit Setelah Main Voli?
Penyebab utama cedera bahu voli adalah penggunaan berlebihan atau gerakan yang tidak tepat saat bermain. Saat bermain voli, terutama dalam gerakan memukul bola atau servis, otot-otot dan tendon di sekitar bahu bekerja keras. Jika gerakan tersebut dilakukan secara berulang atau dengan teknik yang tidak benar, bisa menyebabkan kelelahan otot, radang, atau bahkan robekan kecil pada jaringan lunak di sekitar bahu. Selain itu, tekanan berlebih pada sendi bahu yang tidak dilindungi dengan baik juga dapat menimbulkan rasa sakit atau ketidaknyamanan setelah bermain voli.
Gejala cedera bahu voli bisa berupa nyeri tajam atau tumpul pada area bahu, keterbatasan gerakan, atau bahkan pembengkakan yang muncul beberapa jam setelah bermain voli.
Baca juga : Klinik Fisioterapi Jakarta Terbaik
Bagaimana Cara Mengobati Nyeri Bahu Akibat Bermain Voli?
Mengobati cedera bahu voli membutuhkan pendekatan yang tepat untuk meringankan rasa sakit dan memulihkan fungsi bahu. Beberapa langkah yang dapat membantu mengobati nyeri bahu akibat bermain voli antara lain:
- Istirahat
Memberikan waktu bagi bahu untuk pulih sangat penting. Hindari aktivitas yang memberi beban pada bahu selama beberapa hari untuk mengurangi peradangan. - Kompres Dingin atau Hangat
Gunakan kompres dingin pada hari-hari pertama untuk mengurangi pembengkakan, dan kompres hangat setelahnya untuk membantu meredakan ketegangan otot. - Obat Pereda Nyeri
Menggunakan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) seperti ibuprofen dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri. - Peregangan dan Penguatan
Melakukan peregangan ringan dan latihan penguatan otot bahu yang sesuai dapat membantu memulihkan fleksibilitas dan menghindari cedera berulang. - Melakukan Fisioterapi
Melakukan fisioterapi adalah salah satu cara paling efektif dan cepat dalam mengobati sakit bahu yang anda alami akibat berolahraga. Fisioterapi akan memberikan berbagai jenis terapi untuk membantu proses pemulihan cedera anda.
Baca juga : Pengobatan Cedera Bahu dengan Tepat dan Cepat
Cara Mengobati Cedera Bahu Akibat Voli dengan Fisioterapi

Fisioterapi adalah salah satu cara terbaik untuk mengobati cedera bahu voli dan mengembalikan fungsi bahu dengan cepat dan efektif. Dengan bantuan fisioterapis berpengalaman, proses pemulihan dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif. Fisioterapi tidak hanya bertujuan untuk mengurangi rasa sakit, tetapi juga untuk memperkuat otot-otot bahu agar lebih stabil dan terhindar dari cedera di masa depan. Program fisioterapi cedera bahu yang disesuaikan dengan kondisi cedera akan memberikan manfaat jangka panjang, serta mencegah cedera berulang yang dapat mengganggu aktivitas voli Anda. Berikut ini beberapa penanganan fisioterapi dalam mengobati cedera bahu anda.
- Assessment (Penilaian Awal)
Fisioterapis akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menilai tingkat cedera, mengidentifikasi sumber nyeri, dan menentukan rencana perawatan yang tepat. Proses ini penting untuk mengetahui apakah cedera termasuk dalam kategori ringan, sedang, atau berat. - Manual Terapi
Terapi manual seperti pijat jaringan lunak, mobilisasi sendi, dan manipulasi otot dapat membantu meredakan ketegangan dan memperbaiki sirkulasi darah di area bahu, mengurangi rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan. - Modalitas Alat Terapi
- Tens (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation): Alat ini digunakan untuk merangsang saraf dengan listrik ringan guna mengurangi rasa sakit dan meningkatkan sirkulasi.
- Ultrasound: Digunakan untuk membantu proses penyembuhan jaringan dengan menggunakan gelombang suara yang dapat meresap jauh ke dalam jaringan otot.
- Dry Needling: Terapi ini membantu mengurangi titik-titik nyeri otot dengan menggunakan jarum tipis untuk merangsang otot yang kaku.
- MWD (Microwave Diathermy): Menggunakan gelombang mikro untuk meningkatkan aliran darah ke area yang cedera dan mempercepat pemulihan.
- Terapi Latihan
Setelah rasa sakit mereda, fisioterapis akan memandu pasien untuk melakukan latihan penguatan dan fleksibilitas. Latihan ini dirancang untuk memperkuat otot-otot di sekitar bahu, meningkatkan stabilitas sendi, serta memulihkan jangkauan gerakan yang terbatas akibat cedera.
Baca juga : 5 Cedera Bahu Badminton dan Cara Mengatasinya
Mengobati Cedera Bahu Voli di Klinik Fisioterapi NK Health
Jika Anda mengalami cedera bahu voli dan sedang mencari tempat fisioterapi cedera bahu yang efektif dan cepat, datang ke klinik Fisioterapi NK Health adalah pilihan yang tepat untuk pemulihan. Klinik NK Health menyediakan layanan fisioterapi dengan fasilitas modern dan peralatan canggih untuk membantu mengobati cedera bahu dan masalah muskuloskeletal lainnya.
NK Health telah berdiri sejak tahun 2015 dan melayani lebih dari 100 ribu pasien. Jadi anda tidak perlu ragu dengan kualitas fisioterapi kami. NK Health juga mempunyai head fisioterapi lulusan luar negeri dan berpengalaman bekerja di rumah sakit singapura yang menjadikan klinik NK Health mempunyai standar internasional dalam penanganan fisioterapi kepada pasien.

(Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA – Head Physiotherapis NK Health ( Lulusan Universitas Melbourne )
With Working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore.
SALAH SATU TESTIMONI PASIEN KLINIK NK HEALTH
BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DENGAN MENGHUBUNGI ADMIN KAMI DI BAWAH INI