
Demensia adalah kondisi yang sering dialami oleh lansia, yang dapat memengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir, serta fungsi kognitif lainnya. Bagi keluarga, melihat orang yang tercinta mengalami penurunan fungsi otak bisa sangat membingungkan dan mengkhawatirkan. Namun, dengan berbagai terapi demensia yang tersedia, kualitas hidup lansia yang mengalaminya dapat diperbaiki. Dalam artikel ini, kami akan membahas macam-macam terapi demensia yang dapat membantu lansia dalam mengelola gejala dan meningkatkan kemandirian mereka.
JADWALKAN FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI CABANG KLINIK FISIOTERAPI NK HEALTH TERDEKAT
Macam-Macam Terapi Demensia untuk Lansia
Meskipun hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan demensia secara total, terapi rutin dapat membantu penderita mengelola gejalanya dan memperlambat perkembangan penyakit. Berikut adalah beberapa jenis terapi demensia yang umum digunakan untuk membantu penderita lansia:
1. Cognitive Stimulation Therapy (CST)
CST adalah terapi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mental pada penderita demensia, seperti memori, pemecahan masalah, komunikasi, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Penelitian, seperti yang dipublikasikan dalam Efficacy of Cognitive Stimulation Therapy for Older Adults with Vascular Dementia, menunjukkan bahwa CST efektif dalam meningkatkan fungsi mental dan daya ingat jangka pendek. Aktivitas yang dilakukan dalam CST meliputi permainan fisik, teka-teki kata dan angka, kegiatan kelompok, serta diskusi tentang peristiwa masa lalu dan masa kini.
2. Occupational Therapy
Occupational therapy berfokus pada membantu penderita demensia untuk tetap melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri. Terapi ini mengedepankan keterlibatan penderita dalam kegiatan bermakna, mengurangi gangguan, dan mendukung pengasuh untuk memberikan perawatan lebih efektif. Sebuah studi dalam Occupational Therapy for People with Dementia and Their Family Carers membuktikan bahwa terapi ini dapat meningkatkan kualitas hidup penderita demensia dan mengurangi beban pengasuh.
3. Reminiscence Therapy (RT)
Reminiscence Therapy melibatkan penderita untuk mengenang dan berbicara tentang peristiwa atau hal-hal dari masa lalu, seperti barang-barang favorit, musik, atau foto. Terapi ini dapat membantu penderita lebih fokus pada pencapaian dan keterampilan mereka, bukan pada demensia yang sedang dialami. RT terbukti meningkatkan kualitas hidup, kemampuan komunikasi, dan suasana hati penderita. Terapi ini dapat dilakukan secara individu atau dalam kelompok, dengan masing-masing pendekatan memberikan dampak berbeda pada kognisi dan komunikasi.
4. Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS)
TENS adalah terapi yang menggunakan listrik untuk merangsang saraf dan mengirimkan sinyal ke otak. Beberapa ahli percaya bahwa TENS dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan keseimbangan serta keterampilan berjalan pada penderita demensia. Penelitian dalam Physical Therapy Rehabilitation Science menunjukkan potensi TENS sebagai pilihan terapi bagi lansia dengan demensia, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.
5. Talk Therapy
Talk Therapy, atau terapi wicara, adalah bentuk psikoterapi di mana penderita demensia diajak berbicara tentang pengalaman mereka bersama terapis atau profesional kesehatan mental. Terapi ini dapat membantu penderita untuk mengidentifikasi dan mengubah pikiran serta perilaku yang mengganggu. Sebuah penelitian dalam eClinicalMedicine menemukan bahwa terapi ini dapat meredakan gejala depresi dan kecemasan pada 63% penderita demensia, dengan 40% peserta sembuh sepenuhnya dari depresi setelah menjalani terapi secara rutin.
6. Reality Orientation Training
Dalam Reality Orientation Training, terapis membantu penderita demensia untuk mengenal dan berbicara tentang waktu, tanggal, musim, serta hal-hal sekitar mereka seperti peristiwa dan kenangan pribadi. Terapi ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi mental dan membantu penderita tetap terhubung dengan kenyataan di sekitar mereka.
Baca juga : 7 Cara Menyembuhkan Sakit Pinggang Tanpa Obat
Mengapa Memilih Terapi Demensia?
Penting untuk memilih terapi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik lansia. Pendekatan yang terintegrasi dan melibatkan berbagai jenis terapi dapat membantu memperlambat perkembangan demensia, meningkatkan kualitas hidup, serta menjaga kemandirian lansia. Selain itu, terapi demensia yang tepat juga memberikan dukungan emosional dan sosial bagi keluarga penderita. Anda bisa melakukan fisioterapi untuk mengatasi demensia pada lansia di klinik fisiotertapi NK Health.
Baca juga : Apa Manfaat Terapi Fisik Fisioterapi Bagi Lansia?
Terapi Demensia di Klinik Fisioterapi NK Health
Jika Anda mencari layanan terapi demensia yang profesional dan terintegrasi, NK Health adalah pilihan terbaik untuk membantu lansia mengatasi demensia. NK Health menyediakan berbagai jenis terapi, termasuk fisioterapi, terapi kognitif, serta terapi perilaku yang didukung oleh para ahli berpengalaman. Dengan pendekatan yang holistik dan personal, NK Health membantu lansia untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan penuh harapan.
NK Health sudah berdiri sejak tahun 2015 dan telah berpengalaman melayani lebih dari 100 ribu pasien, klinik NK Health juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik yang didukung teknologi dan pendekatan profesional. NK Health memudahkan pasien dalam melakukan fisioterapi dengan langsung treatment tanpa harus berkonsultasi dengan dokter, karena fisioterapis kami sudah dibekali dengan skill serta assesment dengan baik sesuai dengan keluhan yang dialami pasien. Fisioterapis NK Health juga selalu mengembangkan skill fisioterapi melalui program training dan development rutin setiap bulannya serta dapat melakukan pemeriksaan dan standar yang komprehensif dan menyeluruh.

DOCTOR (Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons) – Head Physiotherapis NK Health ( Lulusan Universitas Melbourne )
With Working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore.
JADWALKAN TERAPI DEMENSIA ANDA SEKARANG DI CABANG KLINIK FISIOTERAPI NK HEALTH TERDEKAT